(022) 6079822 admin@herpesgenital.biz

Tahukah Anda apakah itu penyakit Herpes Genital atau Herpes Kelamin? Sedikit banyak ada yang pernah mengalami dan rasanya pasti sangat menyiksa di area genital. Herpes tersebut akan membuat penderitanya mengalami down mental karena stigma negatif Herpes Genital yang terkenal karena perilaku seks bebasnya.

Entah benar atau tidak namun penyakit itu telah menular dengan cepat ketika seseorang melakukan perjalanan cinta bebasnya dengan yang bukan pasangan resmi.

Penyakit Herpes Kelamin berasal dari Virus Herpes Simplex Tipe 2 (HSV II) yang berakibat munculnya bintil merah bernanah, panas dan sakit terutama di area kelamin.

Bintil ini akan cepat menyebar meski sedikit saja Anda menggunakan tangan untuk menyentuhnya. Para kaum biseksual dan non biseksual rentan terhadap penyakit ini karena perilaku seks yang di luar norma.

Gejala Penyakit Herpes Genital

Penyakit Herpes Kelamin bisa terjadi pada wanita dan pria tanpa mengenal usia. Mulanya penyakit ini akan sulit dikenali pada wanita karena lekukan genital wanita lebih banyak dan mendalam. Bintil ini akan merangsang perasaan sakit seperti:

  • Panas area kelamin bagian dalam
  • Demam yang tiba-tiba dan menggigil seakan kedinginan tetapi suhu tubuh naik
  • Mudah mengalami kelelahan
  • Sakit kepala mencekat hebat
  • Otot kelamin terasa nyeri
  • Jika sudah terlalu lama penderita mengalami sakit perut

Bagi pria, Herpes genital akan mudah dikenali karena sering muncul di kepala penis, batang penisnya hingga liang dubur, gejalanya juga sama dengan herpes pada wanita. Akan tetapi, pada wanita akan jauh lebih tersiksa dibanding dengan pria. Bintil yang mulanya kecil akan terus membesar dalam waktu cepat, berisi cairan bernanah. Pertolongan pertama pada penyakit ini adalah jangan membersihkan dengan tangan secara langsung dan bersihkan area kelamin terutama mencukur rambut kemaluan sedini mungkin.

Cara Penularan

Virus Herpes Simplex II menular melalui kontak fisik semata seperti saat ciuman, hubungan seks dan oral seks. Penularan besar terjadi saat adanya luka luar yang membuka, peluang lebih besar. Stigma negatif Herpes Genital selalu menjadi anggapan serius bahwa orang tersebut telah berperilaku menyimpang, tetapi apabila Anda tidak melakukan perilaku menyimpang tetap bisa tertular walaupun persentasenya kecil.

Misalnya, Anda meminjam baju dalaman teman yang sudah terjangkit, maka kemungkinan bisa tertular juga. Masa inkubasi Virus Herpes Kelamin ini mulai hari ke 7 hingga hari ke 21 dengan masa penyembuhan tergantung dari daya imunitas si penderita itu sendiri.

Gaya berpacaran yang tidak sehat adalah pemicu atau sumber virus ini, selayaknya bukan suami istri hendaknya jangan melakukannya setidaknya demi menjaga kesehatan organ vital. Setia pada pasangan setelah menikah juga akan menghindari Anda tertular penyakit mengerikan ini. Sejauh yang diketahui, penyakit herpes simplex tidak mengakibatkan kematian namun penderita akan minder untuk mengobati karena perspektif “kotor” dan “hina”.

Penyakit herpes pada ibu hamil harus menjadi perhatian khusus karena itu untuk ibu hamil jangan sampai terkena penyakit ini karena akan membuat janin yang di dalamnya berbahaya hingga mengakibatkan kematian dini (abortus).

Fase hamil muda (trisemester I) adalah fase dimana titik janin menempel pada dinding rahim dan masih adaptasi dengan lingkungan rahim yang rawan, jika ibu hamil sudah terjangkit herpes genital dikhawatirkan janin akan meluruh (keguguran).

Selanjutnya fase hamil pertengahan (trisemester II) adalah fase perkembangan janin terbentuk organ seperti kepala, jantung, tangan, kaki dan organ lainnya, apabila janin ini terjangkit maka kelahiran dini (prematur) akan terjadi.

Terakhir yaitu fase akhir kehamilan (trisemester III) adalah fase pelengkapan bayi dan persiapan kelahiran, apabila bayi telah terjangkit kemungkinan lahir dengan kondisi cacat fisik, kelainan organ dan lahir mati.

Cara Pengobatan

Seorang penderita Herpes Genital biasanya akan malu untuk memeriksakan diri ke dokter ataupun ke laboratorium dan lebih menyukai pengobatan sendiri agar penyakitnya tidak diketahui orang lain. Namun, pengobatan diri ini bisa berhasil dan bisa gagal. Akan tetapi, Anda bisa mencoba pengobatan alternatif, menaikkan daya imunitas tubuh, membersihkan area kelamin dengan baik. Selain itu, hindari kontak fisik secara seksual dengan pasangan selama menjalani masa pengobatan.

Pakaian penderita herpes hendaknya dipisahkan saat mencuci karena virus ini tergolong sensitif terhadap inangnya.

Stigma negatif Herpes Genital yang telah menyebar di masyarakat perlu dilebur dengan sosialisasi yang efektif agar penderitanya tidak minder atau kecil hati dalam menjalani pengobatan. Si penderita sudah cukup mengalami tekanan mental karena sakit yang dideritanya, yang harus kita lakukan adalah motivasi penuh kepada mereka yang terjangkit.

Di sisi lain, perlu adanya seminar tentang bahaya pergaulan seks bebas untuk remaja dan dewasa agar mereka tahu dan mengerti dalam berhubungan.

Menjaga keutuhan dan kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit menular seksual memang penting sekali dilakukan, penyakit herpes kelamin dikatakan masih taraf aman.

Penyakit Menular Seksual Lainnya

Ada pula penyakit menular seksual yang menyebabkan kematian yaitu AIDS yang diakibatkan oleh virus HIV.

Ada juga penyakit kelamin lainnya yang cukup serius seperti Raja Singa (kencing nanah), Trikomoniasis (penyebabnya bakteri Trichomonas Vaginalis), Klamidia (penyebabnya adalah Bakteri Chlamydia Trachomatis), Sifilis (penyebabnya Bakteri Treponema Pallidum), HPV (HUMAN PAPILOMA VIRUS), Hepatitis yang berasal dari Virus Hepatica yang menyerang organ hati.

Setia pada pasangan pernikahan melindungi Anda dari serangan penyakit kelamin yang mengerikan. Demikian artikel menarik tentang stigma negatif penyakit herpes genital yang sering terjadi di masyarakat. Semoga bermanfaat.