Penularan Herpes Genitalis

Posted by on October 23, 2013 in Info Herpes Genitalis | 0 comments

Penularan Herpes Genitalis

Penularan herpes genitalis sangatlah mudah, yang paling umum ditularkan melalui kontak fisik dengan penderita penyakit herpes genitalis. Karena mudah menular, sebaiknya lakukan pencegahan herpes genitalis sebelum penyakit ini mengjangkiti kita dan keluarga. Salah satunya dengan tidak melakukan seks bebas sebagai jalan masuknya virus herpes simpleks.

Herpes genitalis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 2. Penyakit herpes genital termasuk salah satu penyakit menular seksual yang paling umum di dunia. Penyakit ini ditularkan melalui kontak fisik dengan seseorang yang terinfeksi virus herpes simpleks tipe 2 atau disebut juga dengan HSV-2. Para penderita penyakit herpes genitalis ini biasanya setiap orang yang aktif secara seksual.

Meskipun penyakit herpes genitalis termasuk kategori penyakit menular seksual, namun penyakit ini tidak mengancam jiwa seperti halnya penyakit HIV. Walaupun begitu secara medis penyakit ini susah disembuhkan, karena saat ini belum ada obat medis yang dapat membunuh virus penyebab herpes gentalis. Namun pengobatan tradisional saat ini sudah bisa mengobati penyakit herpes genitalis, salah satunya adalah Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin yang mengklaim dapat menyembuhkan penyakit herpes genitalis. Klaim ini diperkuat dengan adanya bukti laboratorium pasien yang sudah sembuh dari penyakitnya. Jadi jika Anda sudah mencoba mengobati penyakit herpes genitalis namun tidak membuahkan hasil, tidak ada salahnya mencoba pengobatan secara tradisional.

Gejala Herpes Genitalis

Gejala herpes genitalis seringkali berupa:

  • Gatal pada alat kelamin,
  • Timbulnya bercak merah pada kulit disekitar paha atau bokong
  • Kelelahan
  • Pusing Kepala
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Nyeri saat buang air kecil

Pada banyak kasus, para penderita herpes genitalis juga seringkali tidak memiliki gejala apapun. Sehingga ketika diketahui mempunyai penyakit herpes genitalis, penyakitnya sudah kronis dan sulit disembuhkan.

Sebelum gejala di atas muncul, ada tanda-tanda awal seseorang terinfeksi virus herpes simpleks, diantaranya  timbul gejala yang mirip penyakit flu seperti demam, sakit pada persendian, sakit kepala, nyeri otot dan ketidaknyamanan di daerah alat kelamin. Gejala ini dapat dirasakan selama berhari-hari. Setelah gejala awal itu muncul, selanjutnya akan timbul benjolan yang berisi cairan di daerah alat kelamin. Cairan ini kemudian akan pecah yang menimbulkan rasa sakit, bekas pecahan tersebut umumnya meninggalkan luka yang akan sembuh namun timbul jaringan parut. Intensitas gejala awal bervariasi tiap individu, pada sebagian orang mungkin gejalanya sangat parah dan berlangsung sampai tiga minggu jika tidak diobati. Gejala ini umumnya dapat disembuhkan dengan obat-obatan.

Penularan herpes genitalis bisa melalui kontak langsung baik dari kulit ke kulit, dari kelamin ke sekitar kelamin atau dari kelamin ke mulut. Penyebaran ini terjadi selama ada kontak seksual seperti hubungan seks. Virus ini menyebar ketika ada hubungan seksual selama masa timbulnya gejala.

Karena pada banyak orang yang terinfeksi tidak melihat tanda dan gejala penyakit herpes genitalis, maka seringkali penyakit ini sulit terdeteksi. Hal inilah yang menyebabkan virus herpes simpleks 2 menyebar tanpa disadari penderitanya. Penularan akan menjadi lebih besar jika ada lecet di kulit. Luka atau lecet di organ tubuh lain seperti bokong dan paha sama menularnya seperti di daerah genital dan harus dihindari.

Penularan masih sangat mungkin walaupun pada saat gejala dan tanda-tanda penyakit herpes genitalis tidak timbul. Karena itu hindari seks bebas, karena kita tidak bisa memastikan apakah pasangan seks kita terinfeksi virus herpes simpleks atau tidak. Jika saat ini Anda atau pasangan Anda tiba-tiba demam, maka merupakan ide yang baik untuk menjauhkan diri dari oral seks karena virus herpes simpleks dapat ditularkan ke daerah genital.Gambar Penularan Herpes Genitalis

Berlawanan dengan mitos yang dipercaya banyak orang, berbagi cangkir, handuk atau air mandi, dan kursi toilet bukan termasuk cara menularkan penyakit herpes genitalis. Hanya dengan kontak kulit pada orang yang terinfeksi, virus dapat ditularkan. Namun aktivitas normal seperti memeluk, berbagi tempat tidur, atau mencium tidak menjadi cara penularan herpes genitalis.

Jika Anda sudah terdiagnosis menderita herpes genitalis tidak berarti bahwa Anda tidak boleh melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda. Hanya saja, Anda harus mengetahui langkah yang tepat dalam berhubungan seksual agar tidak ada risiko penularan virus kepada pasangan Anda.

Penularan herpes genitalis akan berkurang jika Anda menggunakan kondom selama hubungan seksual. Anda beserta pasangan harus menghindari diri dari seks selama timbulnya gejala herpes genitalis, karena kemungkinan penularannya menjadi meningkat. Melakukan hubungan seksual pada saat terjadinya gejala sebenarnya mengganggu penyakit dan membuat virus bertahan lebih lama. Dalam beberapa kasus, jika kedua pasangan terinfeksi herpes genitalis, mungkin mereka setuju untuk tidak menggunakan kondom.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *