Mitos dan Fakta Tentang Herpes Genital

Posted by on January 5, 2014 in Pengobatan Herpes Genitalis | 0 comments

Mitos dan Fakta Tentang Herpes Genital

Banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar penyakit herpes genital. Dari yang terdengar biasa saja, sampai yang terdengar aneh. Padahal, karena hanya mitos, bisa dikatakan semuanya tidak benar.

Mitos dan Fakta Tentang Herpes GenitalHerpes genital atau herpes kelamin merupakan salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang ditakuti oleh banyak orang. Hubungan seks yang sehat adalah cara mencegah penularan terbaik, sayangnya masih ada beberapa mitos yang beredar seputar herpes genital.

Herpes genital adalah infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama di bagian kelamin (vagina, penis, termasuk di pintu dubur serta pantat dan pangkal paha) yang disebabkan virus herpes simplex (VHS).

Gejala awal mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Penderita merasa gatal, kesemutan dan sakit. Lalu muncul bercak kemerahan kecil, diikuti sekumpulan lepuhan kecil terasa nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka melingkar.

Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng (luka yang mengering). Selain itu, penderita mengalami kesulitan berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Luka baru akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut.

Gejala penyakit herpes genital berupa kelenjar getah bening pada selangkangan biasanya agak besar. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.

Berikut mitos dan fakta seputar herpes genital yang banyak beredar di masyarakat.

  • Mitos: Herpes genital bisa menular dari kursi toilet duduk

Fakta: Tidak ada bukti kasus penularan herpes genital dari kursi toilet. Virus herpes tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia atau di permukaan benda seperti kursi toilet dan virus mengering saat terkena udara.

Penyakit menular yang ditularkan melalui hubungan seks tidak bisa ditularkan dari jalan-jalan ke mall atau toilet umum. Kalau bisa ditularkan melalui toiler umum, pasti nggak akan ada orang yang mau menggunakan toilet duduk umum.

  • Mitos: Orang yang sudah terinfeksi herpes genital tidak bisa berhubungan seks lagi

Fakta: Orang yang sudah terbukti terinfeksi herpes genital masih dapat terus melakukan hubungan seksual, tetapi dengan satu syarat yaitu menggunakan kondom. Yang terpenting, hindari kontak langsung dengan luka herpes, baik secara oral maupun genital. Namun dalam kasus tertentu herpes genital bisa tidak menimbulkan gejala.Gambar Mitos dan Fakta Tentang Herpes Genital

  • Mitos: Herpes di mulut berbeda dengan herpes genital

Fakta: Herpes di mulut (cold sore) merupakan salah satu bentuk herpes, yang juga sama dengan herpes kelamin. Kedua herpes tersebut disebabkan oleh virus herpes simplex (VHS).

Orang dapat terinfeksi herpes genital jika melakukan hubungan seks oral dengan orang yang sudah terinfeksi herpes oral atau di mulut. Infeksi dapat menyebar ke bagian tubuh lain jika herpes melepuh atau mengalami kontak langsung seperti tersentuh.

  • Mitos: Herpes genital tidak bisa disembuhkan

Fakta: Alhamdulillah sekarang penyakit herpes genital dapat disembuhkan dengan metode pengobatan tradisional. Hal ini sudah lama dilakukan oleh Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin yang berada di jalan Jamika Bandung. Pengobatan ini memiliki banyak bukti yang terpampang di situs resminya di www.djamilah-najmuddin.com. Silahkan kunjungi Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin, jika saat ini Anda terinfeksi penyakit herpes genitalis.

Sumber : detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *