Gejala Herpes Genitalis Pada Wanita

Posted by on October 23, 2013 in Info Herpes Genitalis | 0 comments

Gejala Herpes Genitalis Pada Wanita

Anatomi tubuh wanita kemungkinan besar menjadi penyebab gejala herpes pada wanita sehingga lebih merugikan dan lebih sulit untuk dikontrol dibanding pada pria. Di negara maju seperti AS, penderita penyakit herpes genitalis lebih banyak diderita wanita dibanding pria. Data statistik menunjukkan bahwa 1 dari 4 wanita terinfeksi virus herpes genitalis, sedangkan bagi pria, 1 dari 5 pria terinfeksi virus herpes genitalis. Karena penyakit herpes genitalis adalah penyakit menular seksual, oleh sebab itu para wanita perlu mengetahuinya lebih dalam. Agar para wanita dapat melakukan pencegahannya sebagai pertahanan terbaik terhadap penyakit ini.

Wanita cenderung memiliki wabah lebih sering bila dibanding dengan pria. Dan gejalanya juga cenderung lebih menyakitkan dan sulit untuk diobati. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi para wanita untuk menularkan virus kepada anak-anaknya saat melahirkan. Selain itu, siklus menstruasi pada wanita dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh yang juga membuat lebih mudah bagi virus untuk menginfeksi tubuh perempuan.

Dalam anatomi tubuh wanita, ukuran permukaan jaringan mukosa pada alat kelamin wanita lebih besar dari jaringan yang ada pada alat kelamin pria. Jaringan ini merupakan bagian yang paling rentan dari anatomi tubuh wanita terhadap virus herpes genitalis. Luas permukaan yang lebih besar membuat infeksi dari gejala herpes genitalis lebih besar pula.

Pada tahap awal, gejala herpes pada wanita hampir sama seperti yang dialami pada pria. Gejalanya seperti kulit di daerah genital terasa seperti terbakar, kesemutan dan gatal-gatal di daerah genital. Hal ini membuat wanita yang terinfeksi terkadang keliru dalam mendiagnosis, gejala seperti ini juga bisa disebabkan oleh infeksi pada saluran kemih. Setelah virus tinggal di dalam tubuh, dalam beberapa hari, gejala kemudian berkembang dengan timbulnya benjolan merah yang dipenuhi cairan seperti akan melepuh.

Setelah benjolan berisi cairan tersebut melepuh (pecah), maka akan terasa nyeri terutama saat buang  air kecil. Pada tahap ini, penyembuhan menjadi sulit bagi perempuan, sebab daerah yang menjadi lepuhan benjolan tadi harus kering dan seharusnya tidak ada cairan.Gambar Gejala Herpes Genitalis Pada Wanita

Sebenarnya kondisi yang memprihatinkan adalah ketika ada ibu hamil dan  terinfeksi virus herpes genitalis. Sebab, virus herpes genitalis ini dapat menular kepada bayinya pada saat persalinan. Hal ini dapat mengancam kehidupan bayi yang baru lahir. Karena itu, ibu hamil yang terinfeksi virus herpes genitalis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ahli agar ada penanganan yang lebih serius sehingga bayi yang nantinya dilahirkan tidak terinfeksi virus herpes genitalis. Salah satu cara pencegahan agar virus tidak menular kepada bayi adalah dengan tes laboratorium sebelum menikah. Dibeberapa negara, pasangan yang akan menikah harus dites dulu darahnya, untuk mencegah berbagai macam penyakit menular kepada bayinya nanti.

Setelah Anda membaca tanda dan gejala herpes genitalis pada wanita, dan merasa bahwa Anda telah terjangkit virus tersebut, sebagai saran segera datangi dokter Anda untuk mengetahui diagnosis yang tepat dan penanganan yang tepat. Sekedar mengingatkan bahwa hidup Anda tidak akan hancur hanya karena Anda terinfeksi virus herpes genitalis. Ada begitu banyak cara untuk membantu Anda dalam mengendalikan virus herpes genitalis ini. Kunci utamanya adalah mengetahui dengan pasti bahwa Anda terdiagnosis tertular virus herpes genitalis, kemudian mencari informasi yang akurat tentang penyakit herpes genitalis ini. Dengan begitu Anda bisa melakukan penanganan yang baik sehingga Anda  memiliki kehidupan yang normal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *