Cara Penularan Penyakit Herpes

Posted by on August 10, 2017 in Info Herpes Genitalis | 0 comments

Cara Penularan Penyakit Herpes

Seringkali kita menganggap remeh apabila merasa gatal pada daerah kulit yang kemudian timbul gelembung-gelembung yang berisi air beserta rasa perih dan panas. Waspada! Mungkin itu merupakan awal dari penyebaran virus yang akan menyerang bagian kulit lainnya pada tubuh kita. Penyakit cacar atau biasa disebut Herpes oleh kalangan medis terjadi akibat infeksi yang disebabkan oleh virus.

Herpes merupakan penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisikan air. Herpes terbagi menjadi dua golongan yaitu, Herpes Genetalis dan Herpes Zoster.

Herpes Genetalis merupakan infeksi atau peradangan pada kulit yang disebabkan oleh Virus Herpes Simplex (VHS) dan berada terutama pada bagian kelamin (vagina, penis, termasuk dipintu dubur serta pantat dan pangkal paha/selangkangan). Sedangkan Herpes Zoster atau nama lainnya “shingles” merupakan infeksi kulit yang disebabkan virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada seluruh bagian tubuh.

Pada umumnya, penyakit herpes dapat menular melalui kontak langsung. Khusus pada herpes zoster, proses penularan bisa melalui bersin, batuk, pakaian, dan sentuhan di gelembung yang pecah.

Sedangkan untuk herpes genitalis, penularannya biasa terjadi melalui cara-cara sebagai berikut :cara penularan penyakit herpes

  • Melalui hubungan seksual
  • Seks oral
  • Bersentuhan langsung dengan penderita herpes
  • Bersentuhan dengan cairan gelembung-gelembung luka herpes.

Agar terhindari dari penyakit herpes ada baiknya tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain, khususnya orang yang mengalami cacar air, terlebih anak-anak. Untuk penanganannya yang terpenting ialah menjaga agar gelembung cairan tidak pecah sehingga tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman lainnya. Salah satu caranya dengan pemberian bedak talek yang membantu melicinkan kulit.

Tanda dan Gejala Herpes

Hampir kebanyakan penderita herpes, seringkali tidak merasakan gejala. Karena itu, banyak yang tidak menyadari bahwa seseorang sudah terinfeksi virus herpes. Penyakit herpes genital yang diakibatkan oleh HSV-2 dan infeksi HSV-1 ditandai oleh kekerapan gejala lokal dan sistemik prolong. Demam, sakit kepala, malaise dan mialgia dilaporkan mendekati 40% dari kaum pria dan 70% dari wanita dengan penyakit HSV-2 primer. Berbeda dengan infeksi genital episode pertama, gejala, tanda dan lokasi anatomi infeksi rekuren terlokalisir pada genital.

Komplikasi Penyakit Herpes

Komplikasi yang timbul pada penyakit herpes genitalis antara lain neuralgia, retensi urine, meningitis aseptik dan infeksi anal. Sedangkan komplikasi herpes genitalis pada kehamilan dapat menyebabkan abortus pada kehamilan trimester pertama, partus prematur dan pertumbuhan janin terhambat pada trimester kedua kehamilan dan pada neonatus dapat terjadi lesi kulit, ensefalitis, mikrosefali dan keratokonjungtivis. Oleh karena itu, jangan menyepelekan penyakit herpes, karena bisa menjadi jalan timbulnya penyakit lain yang berbahaya, terutama bagi Ibu hamil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *