Apa Itu HSV 1 dan HSV 2?

Posted by on October 23, 2013 in Info Herpes Genitalis | 0 comments

Apa Itu HSV 1 dan HSV 2?

Virus herpes simpleks atau lebih dikenal sebagai virus herpes dikategorikan menjadi dua jenis yaitu herpes simplex virus tipe 1 (HSV-1) dan herpes simplex virus tipe 2 (HSV-2). Pada umumnya, HSV-1 menyebabkan luka disekitar mulut dan bibir (adanya lesi serta demam). Pada kasus tertentu, HSV-1 juga dapat menyebabkan herpes genital, namun sebagian besar kasus herpes genital disebabkan oleh jenis HSV-2. Pada HSV-2 orang yang terinfeksi sebagian besar memiliki luka lesi di sekitar alat kelamin atau dubur. Namun tidak menutup kemungkinan luka dapat terjadi di lokasi lain, tetapi biasanya luka sering ditemukan di bawah pinggang.

Apa yang menjadi penyebab virus herpes dapat menyebar?

HSV-1 yang ditularkan melalui sekresi oral atau luka pada kulit, dapat menyebar melalui berciuman, menggunakan alat makan atau alat kebersihan  seperti sikat gigi dan peralatan makan secara bersama-sama. Secara umum, seseorang hanya bisa tertular HSV-2 jika terjadi kontak seksual dengan seseorang yang memiliki infeksi HSV-2. Hal ini penting untuk mengetahui bahwa kedua HSV-1 dan HSV-2 dapat menyebar bahkan jika tidak ada lupa pada kulit.

Pada ibu hamil yang terinfeksi virus herpes genital, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ahli, sebab virus herpes genital dapat juga ditularkan kepada bayi. Penularannya terjadi selama proses persalinan. Bagi sebagian orang yang terinfeksi virus herpes, saat virus berada pada periode aktif, serangan (atau wabah) dapat disebabkan oleh kondisi berikut:

  • Penyakit umum (dari mulai penyakit ringan sampai penyakit yang lebih serius)
  • Kelelahan
  • Trauma sehingga menyebabkan stres
  • AIDS atau obat seperti kemoterapi
  • Aktivitas seksual yang tidak sehat
  • Haid

Apa saja yang menjadi gejala HSV-1 dan HSV-2?

Gejala HSV baik tipe 1 maupun tipe 2 biasanya muncul setelah beberapa hari terinfeksi virus. Gejalanya berupa lepuhan atau lecet pada atau sekitar daerah yang terkena, misalkan mulut, alat kelamin, atau dubur. Lepuhan ini kemudian pecah dan meninggalkan luka tender.

Bagaimana cara mendiagnosis HSV 1 dan HSV 2?

Pada umumnya ketika virus herpes menginfeksi seseorang, akan timbul lesi pada kulit. Dengan hanya melihat lesi inilah seseorang bisa didiagnosis terjangkit penyakit herpes. Namun, untuk lebih memastikan bahwa seseorang terinfeksi virus herpes baik HSV-1 dan HSV-2, maka untuk mendiagnosisnya dengan tes laboratorium. Dengan begitu, dapat diketahui dengan pasti apakah seseorang terinfeksi HSV tipe 1 atau HSV tipe 2.

Bagaimana cara mengobati virus herpes?

 

Saat ini pengobatan medis belum dapat mengobati atau membunuh virus herpes baik HSV 1 maupun HSV 2. Meskipun secara medis tidak ada obat untuk membunuh virus herpes, tetapi ada obat yang dapat meringankan gejala. Obat ini dapat mengurangi rasa sakit ketika terjadi gejala, dan dapat juga mempersingkat waktu timbulnya gejala, juga dapat mengurangi jumlah wabah. Salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit pada daerah genital yang disebabkan oleh virus herpes, bisa dengan melakukan mandi air hangat.

Rasa sakit seperti apa yang dirasakan penderita herpes simplex?

Bagi sebagian orang penderita penyakit herpes, mereka hanya mengalami gejala ringan saja bahkan ada yang tidak begejala sama sekali. Seringkali orang yang terinfeksi virus herpes tidak mengetahui bahwa mereka terinfeksi virus herpes. Tetapi, ketika gejalanya timbul mereka baru menyadarinya, dan gejalanya terasa sangat menyakitkan. Hal ini terutama terjadi pada saat pertama kali terinfeksi virus herpes yang makin lama menjadi lebih buruk. Rasa sakit atau rasa nyeri biasanya terasa di daerah genital, rasa nyeuri ini terasa seperti terbakar yang dibarengi dengan kesulitan buang air kecil. Sebagian orang yang terinfeksi virus herpes, mengalami keluarnya cairan dari kelaminnya hal ini berlaku baik untuk laki-laki maupun untuk perempuan.Gambar Apa Itu HSV 1 dan HSV 2

Untuk HSV tipe 1 yang biasa menginfeksi daerah mulut, biasanya hanya terasa seperti kesemutan walaupun sering juga terasa sakit seperti terbakar. Lepuhan atau bulatan-bulatan kecil berisi cairan yang terdapat pada mulut maupun bagian tubuh lainnyapun terasa sakit, terutama ketika melepuh.

Bagaimana menyembuhkan HSV 1 dan HSV 2?

Karena secara medis tidak ada obat yang dapat membunuh HSV 1 dan HSV 2, maka setelah seseorang terinfeksi virus, maka virus itu akan tetap berada di dalam tubuh. Virus bisa menjadi tidak aktif dan tinggal di dalam sel saraf sampai ada sesuatu yang memicu untuk aktif kembali. Namun begitu, secara tradisional, ada pengobatan yang dapat membunuh HSV 1 dan HSV 2. Salah satu pengobatan yang mengklaim dapat menyembuhkan penyakit herpes genital adalah Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin. Pengobatan ini diperkuat dengan adanya bukti hasil laboratorium pasien yang sudah sembuh dari penyakit herpes. Karena itu, tak ada salahnya mencoba pengobatan tradisional jika ternyata Anda sudah mencoba berbagai macam cara pengobatan namun tidak menuangkan hasil.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *